Pengukuran GPS Geodetik

Alat dan bahan yang digunakan dalam pengukuran ini adalah :
Titik Kontrol atau Bench Mark (BM)

     Titik Kontrol atau Bench Mark (BM) adalah titik yang telah mempunyai koordinat fixed dan dipresentasikan dalam  monument atau patok dilapangan. BM memiliki fungsi penting pada kegiatan survei, yaitu sebagai titik ikat yang mereferensikan posisi objek pada suatu sistem koordinat global.
GPS Geodetik
     GPS Geodetik adalah alat ukur GPS dengan mengunakan satelit dimana Akurasi yang sangat tinggi serta ketelitian yang dihasilkan sangat akutrat, alat ini dapat digunakan dalam pengukuran lahan, seperti Hutan, perkebunan, dengan akurasi sampai 5-10 mm.
Statif (Kaki tiga)
     Statif (kaki tiga) berguna sebagai tempat berdirinya alat, seperti Total Station, Theodolite, Waterpass, Triba, GPS Geodetik dan lain - lain.
Triba
     Triba adalah alat bantu Total Station, Theodolite, Waterpass, Prisma, GPS Geodetik dan lain - lain.
    Meteran disebut juga sebagai pita ukur atau bisa disebut sebagai rol meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur jarak dan panjang.



Penentuan Titik –Titik Kontrol (BM)

  Penempatan titik kontrol atau BM dianjurkan dilokasi terbuka dan tidak akan terganggu oleh aktivitas manusia kedepanya. Selain itu ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam pemasangan BM sebagai representasi titik koordinat, yaitu :
1.      Distribusinya sesuai dengan desain jaringan yang telah dibuat.
2.      Kondisi dan struktur tanahnya yang stabil.
3.      Mudah dicapai (lebih baik dengan kendaraan bermotor) dan ditemukan kembali.
4.      Sebaiknya ditempatkan di tanah milik Negara.
5.      Tidak mengganggu (terganggu oleh) fasilitas dan utilitas umum.
6.   Ditempatkan pada lokasi sehingga BM tidak mudah terganggu atau rusak, baik akibat gangguan, manusia, binatang, ataupun alam.
7.  Penempatan titik pada suatu lokasi juga harus memperhatikan rencana penggunaan lokasi yang bersangkut dan pada masa depan.
8.     Titik titik harus dapat diikatkan kebeberapa titik yang telah diketahui koordinatnya dari orde yang lebih tinggi, untuk keperluan perhitungan, pendefinisian datum, serta penjagaan konsistensi dan homogenitas dari datum dan ketelitian titik titik dalam jaringan.

Syarat Pengamatan GPS


Persyaratan yang harus dipenuhi dalam setiap sesi pengamatan GPS adalah sebagai berikut:
1.      Tersedia minimal 6 satelit yang dapat diamati.
2.      Pengamatan dilaksanakan di siang hari.
3.      Interval rekaman 1 detik.
4.      Mengamati satelit dengan elevasi minimum 15 derajat.
5.      Data lain yang diperlukan, dicatat pada buku lapangan.
6.      Standar deviasi hasil hitungan harus memenuhi persyaratan.
7.      Lama waktu Pengamatan.


Pengamatan GPS Pengukuran Titik Referensi (Titik Ikat)


Pengukuran titik kontrol GPS bertujuan untuk menyiapkan fondasi kerangka dasar horizontal dan vertikal untuk keperluan pemetaan detil situasi. Posisi setiap titik kontrol akan ditentukan dari 1 (satu) titik yang terikat kepada titik ikat GPS orde 0 (nol) yang dikeluarkan oleh Badan Informasi Geospasial. Penentuan posisi akan menggunakan teknik pengukuran jarring dengan melibatkan 2 (dua) receiver GPS secara diferensial.
Jarak dari titik ikat ketitik pengamatan akan mempengaruhi lamanya pengamatan dan metoda pengolahan datanya. Semakin jauh titik ikat dari titik pengamatan, maka semakin lama pengamatan GPS yang dilakukan. Dengan kata lain, keberadaan titik ikat mutlak diperlukan dalam metoda pengamatan differensial. Titik ikat di wilayah Indonesia umumnya tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pembangunan titik ikat di seluruh wilayah Indonesia ini merupakan tanggungjawab dari dua badan, yaitu Badan Informasi Geospasial dan Badan Pertanahan Nasional. Badan Informasi Geospasial bertanggungjawab untuk membangun kerangka dengan ketilitian orde 0 dan 1, sedangkan Badan Pertanahan Nasional bertanggung jawab untuk membangun orde - orde di bawahnya.
Desain pengukuran pekerjaan ini ditunjukan pada gambar berikut, yakni pengikatan titik referensi langsung dengan menempatkan titik referensi sebagai base, kemudian 2 (dua) rover GPS ditempatkan pada titik titik kontrol (BM).


Pengamatan Satelit GPS dalam Penentuan Titik Kontrol

Lama waktu pengamatan disesuaikan dengan jarak/panjang baseline dan jenis gelombang pada receiver yang digunakan, serta orde atau ketelitian yang diinginkan. Untuk lokasi ini, waktu pengamatan dilakukan selama 1 sampai dengan 2 jam dengan pertimbangan ketelitian dan keadaan lokasi titik GPS.






Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengukuran GPS Geodetik"

Post a Comment