Pembagian Operasi Gas Lift System


Dilihat dari cara operasinya, Gas Lift dapat dibedakan atas dua macam : 

1. Continous Flow Gas Lift

    Biasanya digunakan pada sumur - sumur yang masih mempunyai tekanan reservoir yang baik dengan nilai PI yang tinggi.

    Pada sistem ini, gas dalam jumlah dan tekanan tertentu diinjeksikan secara terus - menerus melalui annulus. Tekanan gas akan membuat valve membuka sehingga gas masuk ke dalam tubing dan bercampur engan minyak.

   Pencampuran ini mengakibatkan berkurangnya specific gravity minyak, sehingga minyak akan mudah mengalir. Biasanya dipergunakan pada sumur yang berkapasitas lebih tinggi dan dapat memproduksi mulai 100 BPD sampai 75000 BPD. Flowing Bottom Hole Pressure harus cukup tinggi menunjang kolom flowing liquid.



2. Intermittent Flow Gas Lift

  Intermittent Flow Gas Lift biasanya digunakan pada sumur - sumur yang mempunyai tekanan reservoir dan PI yang rendah. 

   Pada sistem ini, gas diinjeksikan secara berkala dalam waktu - waktu tertentu yang diatur oleh Time Cycle Controller.

  Pengaturan penginjeksian gas perlu dilakukan untuk memberikan waktu kepada minyak mentah mengalir dari formasi ke dalam sumur. Kemudian minyak terangkat ke permukaan. 

  Pada ujung tubing string Intermittent Flow Gas Lift biasanya dipasang Packer untuk mencegah kembalinya minyak agar jangan terdorong kembali ke dalam formasi diwaktu gas masuk ke dalam tubing string 9closed installation).

   Dibawah kondisi rata - rata jenis gas lift ini akan memproduksikan minyak mulai dari 1 BPD sampai 500BP.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pembagian Operasi Gas Lift System"

Post a Comment