GRAVEL PACK

Metode gravel pack di lapangan pada umumnya mampu untuk menahan pasir agar tidak masuk kedalam sumur dan terproduksi ke permukaan. Gravel pack sand dengan ukuran tertentu ditempatkan diantara lubang perforasi/dinding sumur/casing dan liner, dengan tujuan untuk menahan pasir formasi yang bergerak ke lubang sumur. Pemilihan ukuran gravel pack sand dan screen liner yang sesuai berdasarkan data analisa pasir formasi, merupakan kunci keberhasilan dalam pengontrolan pasir. Kwalitas gravel pack sand yang baik, akan  menghasilkan produksi minyak yang lebih baik.
Pekerjaan gravel pack dilakukan pada sumur minyak yang lapisan batuan produktifnya tidak kompak. Batuan yang terpisah dari kelompoknya merupakan pasir yang disebut formation sand. Pasir ini akan terhisap oleh artificial lift dan merusak serta mengganggu kinerjanya seperti pump stuck, low production dan not pumping karena menggores plunger/barel (BTPU) serta rangkaian pipa.  Untuk mengatasi kondisi ini maka dilakukan pemasangan screen liner dan dilanjutkan dengan pekerjaan gravel pack.
Sebelum melanjutkan pembahasan tentang pekerjaan gravel pack, terlebih dahulu dibahas tentang jenis penyelesaian sumur (completion) yang membedakan antara satu sumur dengan sumur lainnya.
Kegiatan penyelesaian sumur terdiri dari 3 metode:
·         Opened hole completion
·         Cased hole completion
·         Liner completion
OPEN HOLE COMPLETION
Setelah casing dipasang sampai ke atas lapisan produktif oleh drilling team, kemudian dilanjutkan oleh wellwork team, yaitu melakukan pemboran casing shoe sampai menembus lapisan produktif dan dipasang artificial lift. Open hole completion hanya dapat dilakukan jika lapisan produktifnya kompak (consolidated sand). Metode ini jarang digunakan.
Keuntungan open hole completion:
  • Membutuhkan biaya yang rendah
  • Dapat diubah ke metode completion lain
Kerugian open hole completion:
  • Sulit mengontrol produksi air, minyak, dan gas
  • Sering dilakukan pembersihan lubang sumur
CASED HOLE COMPLETION
Cased hole completion terdiri dari sumur produksi dan injeksi. Pada sumur produksi, production casing dipasang menembus lapisan produktif dan disemen. Pekerjaan ini dilanjutkan dengan membor semen yang tertinggal di dalam casing. Setelah dilakukan pemeriksaan bonding semen, proses perforasi lapisan produktif dilakukan untuk membuat jalan masuknya fluida ke dalam sumur yang diikuti dengan pembersihan perforasi, test produksi, pemasangan pompa, pemasangan flow line (well head hook-up) dan POP.
Pada sumur injeksi, perforasi bertujuan untuk penginjeksian steam/air ke dalam formasi sehingga dapat mencairkan dan mendorong minyak yang ada di formasi ke sumur produksi. Setelah selesai melakukan perforasi pada sumur injeksi, dilakukan pembersihan perforasi, pemasangan packer, pemasangan injection head, dan terakhir POI.
Keuntungan cased hole:
  • Mudah mengontrol produksi minyak dan air
  • Lapisan produksi dapat dipilih untuk distimulasi (disekat/isolasi)
  • Mudah dipasang peralatan dasar sumur/packer
Kerugian cased hole:
  • Membutuhkan biaya perforasi dan penyemenan
  • Jika penyemenan kurang baik akan terjadi komunikasi antar lapisan
LINER COMPLETION
Pada umumnya metode liner completion dijumpai pada HO operation karena lapisan produktifnya tidak kompak (unconsolidated). Metode ini terdiri dari cased hole liner completion dan open hole liner completion.
1.     Cased hole liner completion
Casing dipasang menembus lapisan produktif dan disemen. Kemudian dilanjutkan dengan membor semen yang tertinggal di dalam casing, logging, dan perforating. Pada sumur yang mengalami problem pasir dipasang screen liner kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan gravel pack, gravel pack evaluation, pemasangan artificial lift, pemasangan well head hook-up dan POP. Sumur ini disebut juga dengan Cased Hole Gravel Pack (CHGP).
2.     Open hole liner completion
Setelah casing dipasang sampai puncak lapisan produktif, kemudian dilanjutkan dengan pemboran casing shoe sampai menembus lapisan produktif. Karena lapisannya tidak kompak maka dilakukan liner completion. Sumur ini disebut juga Open Hole Gravel Pack (OHGP).
Urutan kerja pada sumur OHGP:
a.     Bor casing shoe sampai lapisan produktif
b.     Reaming job
c.     Install liner assembly
d.     Gravel pack job
e.     Gravel pack evaluation
f.      Set lead seal
Install artificial lift

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "GRAVEL PACK"

Post a Comment