Bertujuan untuk
mengidentifikasi reservoir, mengevaluasi perkiraan cadangan dan perolehan hidrokarbon. Dari hasil logging terhadap reservoir, diperoleh:
·
Porosity
·
Saturation
·
Ketebalan lapisan
·
Jenis batuan
a. Porosity
Porositas adalah merupakan
ukuran pori–pori batuan, yang akan menentukan besar kecilnya kandungan
hidrokarbon di dalam batuan. Pori–pori batuan dapat diisi oleh air, minyak dan
gas yang dinyatakan didalam persen dari volume batuan seluruhnya.
Porositas terdiri dari:
·
Absolute porosity yaitu total volume pori batuan, baik yang
saling berhubungan maupun tidak
·
Efective porosity yaitu volume pori batuan yang saling
berhubungan saja
b. Saturation
Saturasi adalah angka
kejenuhan dari fluida yang berada dalam pori batuan. Jadi saturasi adalah
ruangan yang ditempati fluida dibandingkan dengan volume pori batuan tersebut.
c. Ketebalan lapisan
Ketebalan lapisan sangat perlu untuk menentukan
banyaknya cadangan minyak di dalam reservoir.
Jika sepanjang ketebalan lapisan tidak mengandung shale, maka lapisan itu disebut clean
sand (lapisan batu pasir bersih).
d. Jenis batuan
Jenis batuan dapat diketahui dari berat jenis (density). Batuan yang disebut sebagai
batuan reservoir adalah batuan sedimen.
Batuan sedimen terbagi dalam beberapa golongan dilihat dari hasil
Formated Density Compensated Log (FDCL):
Formated Density Compensated Log (FDCL):
·
Batuan sedimen klasik (sand stone)
·
Batuan sedimen kimiawi (carbonet, limestone, dalomite)
·
Batuan sedimen vulkanik (tufa)
·
Batuan sedimen evaporate
Untuk mengevaluasi reservoir dapat diketahui dari:
·
Permeability
zone log
·
Resitivity
log
·
Porosity
log
0 Response to "RESERVOIR EVALUATION "
Post a Comment