Surfactant berwarna coklat, berupa liquida yang
berbau minyak tanah. Surfactant digolongkan pada
material yang mudah terbakar dan mempunyai flashpoint
125 0C (257 0F). Gunakan air, busa, dry chemical ataupun CO2
untuk memadamkan nyala api surfactant.
COMPONENT
- Sodium
sulfonate
sebanyak 67 % dari berat
- Glycol
ether
25 % dari berat
- Water 8 % dari
berat
HES
ASPECT
Jika terkena surfactant,
dapat mengakibatkan iritasi pada mata dengan gejala terasa sakit, keluar
air mata, memerah, bengkak dan mengganggu penglihatan. Untuk pencegahan, pakai
peralatan yang bersifat melindungi seperti safety
glasses, chemical goggles atau pelindung wajah lainnya. Segera bilas dengan air dengan
kelopak mata terbuka. Buka kontak lensa setelah dibilas, dan lanjutkan
pembilasan sekitar 15 menit. Bawa ke rumah sakit jika terjadi iritasi. Surfactant dapat menyebabkan alergi pada
kulit dengan gejala sakit, menimbulkan rasa gatal, perubahan warna kulit,
bengkak, dan melepuh. Tidak berbahaya
pada bagian badan jika diserap melalui kulit. Untuk mencegah kontak dengan
kulit, pakai pakaian pelindung sarung
tangan, dan sepatu boot yang bahannya
bersifat melindungi seperti terbuat dari nitril,
rubber, silver shield, dan viton.
FUNCTION
Injeksi surfactant-polymer
atau dikenal juga dengan injeksi “micellar-polymer”,
adalah proses injeksi surfactant ke
dalam reservoir sehingga menghasilkan
sekumpulan “micelles” yang memiliki
kemampuan untuk menurunkan tegangan antar muka antara minyak dengan air.
Penurunan ini akan menghasilkan gaya kapilar rendah terhadap minyak yang
terperangkap di dalam suatu zone.
0 Response to "SURFACTANT – POLYMER FLOODING"
Post a Comment