WELL EVALUATION – WELL LOGGING



SasaranSetelah mempelajari dan menyelesaikan bab well evaluation saudara mampu menjelaskan tentang:þ Well logging
þ Slick line
þ  Well monitoring system
RingkasanLogging berfungsi untuk mengevaluasi kondisi di dalam sumur seperti reservoir, cement, gravel pack dll, dengan memancarkan energi sinar/listrik atau suara.  Slick line digunakan untuk menentukan posisi collar, peralatan dasar sumur, top sand/cement dll. tanpa menggunakan rig. Sonolog akan memberikan data ketinggian fluida dalam sumur. Dynamometer menditeksi performance rod pump dari data yang direkam dalam computer. RPC dapat mematikan BTPU secara otomatis jika terjadi fluid pounding.

 
Ada beberapa metode yang digunakan untuk mengevaluasi sumur seperti Well logging dan slick line.
Logging adalah pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan wire line untuk memonitor di dalam sumur. Pekerjaan logging dilakukan setelah sumur selesai di bor. Peralatan logging secara garis besar terdiri dari:
·         Probe (sonde/electrodes)
·         Multiconductor cable
·         Recording apparatus
Logging truck akan menurunkan probe ke dalam sumur, lalu memancarkan/menerima pancaran energi yang berupa listrik/ sinar/suara dari dan ke dalam formasi yang kemudian dikirimkan melalui multi conductor cable ke recording apparatus di dalam logging truck untuk dicatat dan mengetahui kondisi yang ada di dalam sumur bor.
Logging digunakan pada:
a.     Open hole
Pengambilan data yang dilakukan pada sumur sebelum casing dipasang seperti resistivity, induction, spontaneous potential, gamma ray, density, sonic compensated neutron, sidewall neutron, porosity, dielectric, dan caliper.
b.     Cased hole
Pengambilan data yang dilakukan pada sumur setelah casing terpasang atau untuk keperluan workover seperti gamma ray, neutron, carbon/oxygen, clorine, pulsed neutron, caliper, casing collar locator, tracer log, cement bond log, temperature log, dan spinner survey.


Pada dasarnya well logging dapat dibedakan atas 3 bagian, sesuai dengan media pengukur dan prinsip kerja:
1.     Electrical log
Mendeteksi daya hantar atau tahanan arus listrik yang mengalir di dalam reservoir atau pengukuran atas dasar kelistrikan formasi seperti Resistivity Log dan Spontaneous Potential Log (SPL).
2.     Radioactive log
Mendeteksi sensitifitas batuan melalui radio aktif yang dipancarkan oleh alat keformasi seperti Formation Density Log (FDL), Gamma Ray Log (GR log), dan Compensated Neutron Log (CNL).
3.     Acoustic log
Memancarkan gelombang suara untuk memonitor kondisi di belakang casing seperti Cement Bond Log (CBL) dan menentukan gas, oil dan water contact pada open hole seperti Bore Hole Compensated Sonic Log (BCSL).
Menentukan jenis logging berdasarkan kedalaman dan resolusi
Resolusi adalah batas vertikal peralatan tersebut. Untuk ketebalan zona lebih kecil (<) 80 cm tidak terbaca dengan baik jika menggunakan laterolog atau induction log. Depth of investigation adalah jangkauan horizontal yang mampu dideteksi. Gambar di bawah menunjukkan jenis logging dengan kedalaman dan resolusi yang dapat dicapai setiap alat.

 
Well logging:
1.     Reservoir evaluation
2.     Cement evaluation
3.     Gravel pack evaluation
4.     Down Hole Camera System
5.     Caliper log
6.     Casing collar locator
7.     Temperature survey

8.     Free point inditificator 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "WELL EVALUATION – WELL LOGGING"

Post a Comment