|
Ada beberapa metode yang digunakan untuk
mengevaluasi sumur seperti Well logging dan slick line.
Logging adalah pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan wire line untuk memonitor di dalam
sumur. Pekerjaan logging dilakukan
setelah sumur selesai di bor. Peralatan logging secara garis besar terdiri dari:
·
Probe (sonde/electrodes)
·
Multiconductor cable
·
Recording apparatus
Logging
truck
akan menurunkan probe ke dalam sumur,
lalu memancarkan/menerima pancaran energi yang berupa listrik/ sinar/suara dari
dan ke dalam formasi yang kemudian dikirimkan melalui multi conductor cable ke recording apparatus di dalam logging truck untuk dicatat dan
mengetahui kondisi yang ada di dalam sumur bor.
Logging digunakan pada:
a.
Open hole
Pengambilan
data yang dilakukan pada sumur sebelum casing
dipasang seperti resistivity, induction,
spontaneous potential, gamma ray, density, sonic compensated neutron, sidewall
neutron, porosity, dielectric, dan
caliper.
b.
Cased hole
Pengambilan
data yang dilakukan pada sumur setelah casing
terpasang atau untuk keperluan workover
seperti gamma ray, neutron,
carbon/oxygen, clorine, pulsed neutron, caliper, casing collar locator, tracer
log, cement bond log, temperature log, dan spinner survey.
Pada
dasarnya well logging dapat dibedakan
atas 3 bagian, sesuai dengan media pengukur dan prinsip kerja:
1. Electrical log
Mendeteksi daya hantar atau tahanan arus listrik yang mengalir di dalam reservoir atau pengukuran atas dasar
kelistrikan formasi seperti Resistivity Log dan Spontaneous
Potential Log (SPL).
2. Radioactive log
Mendeteksi sensitifitas batuan melalui radio aktif yang dipancarkan oleh alat
keformasi seperti Formation Density Log (FDL),
Gamma Ray Log (GR log), dan Compensated Neutron Log (CNL).
3. Acoustic log
Memancarkan gelombang
suara untuk memonitor kondisi di belakang casing seperti Cement Bond Log (CBL) dan menentukan gas, oil dan water contact pada open hole
seperti Bore Hole Compensated Sonic Log (BCSL).
Menentukan jenis
logging berdasarkan kedalaman dan resolusi
Resolusi adalah batas
vertikal peralatan tersebut. Untuk ketebalan zona lebih kecil (<) 80 cm
tidak terbaca dengan baik jika menggunakan laterolog
atau induction log. Depth of investigation adalah jangkauan
horizontal yang mampu dideteksi. Gambar di bawah menunjukkan jenis logging dengan kedalaman dan resolusi
yang dapat dicapai setiap alat.
Well logging:
1.
Reservoir evaluation
2.
Cement evaluation
3.
Gravel pack evaluation
4.
Down Hole Camera System
5.
Caliper log
6.
Casing collar locator
7.
Temperature survey
8.
Free point inditificator
0 Response to "WELL EVALUATION – WELL LOGGING"
Post a Comment