Natural Flowing Well

Sembur alam adalah salah satu metode pengangkatan minyak ke permukaan dengan menggunakan tenaga atau tekanan yang berasal dari reservoir/formasi dimana sumur berada. Pada prinsipnya metoda produksi sumur alam yang memanfaatkan perbedaan tekanan yang ada antara tekanan reservoir dengan tekanan lubang sumur. Sehingga secara alamiah adanya perbedaan tekanan ini akan mengalirkan fluida ke permukaan.Dalam merencanakan produksi kondisi optimum sumur selalu merupakan sasaran sehinga berdasarkan kondisi optimum inilah peralatan produksi dapat di rencanakan dengan baik , baik dalam hal dimensi , kekuatan. Selain hal tersebut ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi Natural Flowing Well , diantaranya adlah sebagai berikut :
1.      Fleksibilitas untuk sistem produksi di masa yang akan datang   
2.      Jenis material untuk kondisi-kondisi khusus (korosi, dsb)
3.     Faktor kemudahan pemasangan dan penanganan serta keamana kerja
 
          Selain hal diatas, ada beberapa jenis tenaga pendorong yang mempengaruhi fluida reservoar untuk dapat mengalir secara alamiah , yaitu :
1.      Water Drive  Mechanisme
2.      Gas Cap Drive  Mechanisme
3.      Solution Gas Drive  Mechanisme
4.      Gravity  Drive Mechanisme
5.      Combination Drive Mechanisme

Untuk memproduksikan fluida reservoar dari formasi , ada dua bagian pokok  peralatan pelengkap sumur sembur alam  , yaitu :
·    Peralatan penunjang atas permukaan
·    Perlatan penunjang bawah permukaan
3.2.Peralatan Penunjang Atas Permukaan
       Peralatan diatas permukaan adalah peralatan penunjang untuk mengalirkan fluida ke permukaan , seperti :
  1. Wellhead &
      2. Cristmastree (X-Matree)



a.      Wellhead

Suatu peralatan yang digunakan untuk mengontrol sumur di permukaan yang membentuk sistem seal/penyekat untuk menahan semburan atau kebocoran cairan fluida ke permukaan. Well Head terbagi atas dua bagian yaitu :

1.   Casing hanger
       Merupakan fitting tempat menggantungkan casing, diantara casing string pada casing head terdapat seal. Pada casing head terdapat gas-outlet yg berfungsi :
- Meredusir tekanan gas diantara casing string
- Mengalirkan fluida di annulus

2. Tubing head
    Merupakan alat untuk menggantung tubing dan menghubungkan tubing
dengan sistim kerangan (x-mastree).
Fungsi utama :
- Penyokong rangkaian tubing
- Menutup ruang antara casing – tubing
- Mengontrol aliran

b. X-Mastree
    Merupakan susunan kerangan (valve) yang berfungsi sebagai pengaman dan pengatur aliran produksi di permukaan yang dicirikan oleh jumlah sayap /lengan (wing) dimana choke atau bean berada.

Fungsi :
    Merupakan susunan valve dengan fungsi sebagai pengaman
dan mengatur aliran produksi
Peralatan :
    1. Manometer dan Temperatur
    2. Master Valve/Gate
    3. Wing Valve/Gate
    4. Choke/Bean/Jepitan
        - Positive Choke
        - Adjustable Choke
   5. Check Valve

1.3.    Peralatan di Bawah Permukaan
   1. Tubing & Coupling
Merupakan pipa alir vertikal yang ditempatkan di dalam casing produksi yang berfungsi untuk mengalirkan fluida produksi sumur ke- permukaan atau mengalirkan fluida injeksi ke dalam sumur.
          2.Packer
 Alat yang di set untuk menciptakan kondisi pembatas (sealing) antara tubing  dengan casing, drill pipe dengan casing atau  dalam open hole sebagai pengisolasi area  formasi tertentu.
          3. Landing nipple & no go nipple
     Dimana bagian dalamnya mempunyai profil untuk memasang alat kontrol aliran Ada dua macam jenis nipple, yaitu jenis selective nipple dan jenis non selective nipple (no go nipple), yang mempunyai diameter dalam sedikit lebih kecil dari jenis yang selective. Jenis selective bisa dipasang lebih dari satu pada suatu rangkaian tubing, sedangkan jenis non selective hanya dipasang satu untuk setiap sumur dan ditempatkan bagian paling bawah dari susunan tubing.
         4. Flow coupling & Blast Joint
    Keduanya mempunyai dinding yang relatif tebal dan biasanya dipasang pada bagian bawah atau atas nipple, untuk mengatasi turbulensi aliran, blast joint dipasang berhadapan dengan lubang perforasi untuk mencegah pengaruh benturan kecepatan aliran (jet action) dari formasi.
         5. Sliding sleve door
       Alat ini mirip pintu yang bisa digeser yang biasa disebut dengan sliding sleeve door (SSD). Alat ini dapat dibuka dan ditutup dengan menggunakan wire line unit. Bagian luar dari alat ini mempunyai lubang yang berguna untuk keperluan sirkulasi dan apabila diperlukan alat pengatur aliran dapat dipasang di bagian dalamnya yang berbentuk suatu profil.
         5.Safety joint
   Alat ini dipasang apabila di dalam sumur dipasang beberapa packer (lebih dari satu) yang berguna untuk membantu melepas rangkaian tubing pada waktu mencabut rangkaian tubing tersebut untuk kerja ulang (work over).
6. Gas Lift Mandrel
     Merupakan sambungan tempat duduk valve gas lift yang dipasang apabila sumur direncanakan akan diproduksikan dengan cara sembur buatan (gas lift) di masa yang akan datang.
7. Sub Surface Safety Valve
      Merupakan valve yang dipasang pada rangkaian tubing yang berfungsi untuk pengamanan aliran yang bekerja secara otomatis dengan menggunakan tenaga hidrolis melalui pipa ¼ inchi dari permukaan, yang umumnya dipasang kira-kira 100 meter di bawah permukaan tanah atau dasar laut. Untuk sumur-sumur di lepas pantai alat ini mutlak harus digunakan.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Natural Flowing Well"

Post a Comment