• Yang dimaksud Tanki dalam dunia
perminyakan adalah tempat dimana bahan baku Crude Oil atau gas dan
produk-produk Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG dan LNG ditimbun.
Klasifikasi
Tanki Menurut API:
- API Std 12A Oil Storage Tanks (reveted shells).
- API Std 12B Bolted Tanks
- API Std 12C Welded Storage Tanks
- API Std 12D Large Welded Production Tanks API Std 12E Wooden Production Tanks (Field storage)
- API Std 12G Alluminium Alloy Welded Storage Tanks
- API Std 650 Recommended Rule for Design and Construction of Large Welded Low Pressure Storage Tank.
Fungsi Tanki:
•
Untuk
penampungan sementara produksi cairan dari sumur-sumur
•
Menerima
crude oil dari lapangan produksi melalui pipa.
•
Menerima
produk jadi dari kilang atau kapal.
•
Memuat
BBM & Non BBM, LPG , LNG dari darat ke kapal.
•
Menyiapkan
dry crude oil dan pemompaan ke refinery.
•
Suplay
Bunker dan fresh water ke kapal.
•
Melakukan
balast handling dan slop recovery.
•
Untuk
mengambil contoh minyak
•
Untuk
mengukur produksi minyak dari suatu sumur
•
Tempat
pemisahan minyak dan air
Pengukuran Tinggi Cairan di
Tanki Darat:
Sebagai dasar perhitungan
volume atau kuantitas minyak di tanki, biasanya dilakukan pengukuran tinggi
cairan dalam tanki terlebih dahulu yang umum disebut dengan Gauging, ada dua
metode pengukuran pada tanki yaitu:
- Innage (pengukuran basah)
- Ullage (pengukuran kering )
Pengukuran
Tinggi Cairan Metoda Innage
Pada umumnya pengukuran metoda Innage dilakukan
untuk tanki-tanki yang tidak terlalu tinggi, berkapasitas sedang dan tidak
terdapat endapan padat / keras (sludge) pada dasar tanki.
Pengukuran
Tinggi Cairan Metoda Ullage
• Metode ini lebih cocok untuk pengukuran
tanki yang berkapasitas besar dan tinggi dimana sering terdapat endapan padat
didasar tanki.
• tinggi cairan di dalam tanki dapat
dihitung sebgai berikut:
L
= ( H - A ) +B
Dimana: L =
Tinggi cairan di dalam tanki
H = Tinggi indeks
tanki
A = Panjang pita
ukur yang diulurkan
B = Panjang pita
ukur yang tercelup
0 Response to "Tanki"
Post a Comment